Bank BUMN Siap Hapus Tagihan Piutang




Perhimpunan bank-bank umum milik negara telah selesai merumuskan peraturan penghapusan piutang macet. Sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah menghapus pasal yang melarang bank BUMN melakukan hapus piutang macet pada oktober lalu.

Himpunan bank-bank milik negara kemudian merumuskan aturan cara penagihan dan besarnya piutang yang akan dihapus. Himbara kemudian sepakat untuk memberikan persentasi hapus piutang maksimal 85 persen. Keputusan ini nantinya  diajukan kepada Kementrian BUMN, dan menunggu apakah rumusan tersebut disetujui pemerintah.

Menurut analis angka 85 persen adalah wajar, karena bisa saja utang tersebut timbul karena usaha debitur terkena bencana alam, sehingga mereka sudah untuk kembali menjalankan bidang usahanya karena terlanjur masuk ke dalam daftar blacklist bank dan tidak dapat akses pinjaman usaha. Karena itu bank perlu sangat selektif sebelum memberikan penghapusan hutang, perlu dilihat apakah usaha yang terkena kredit macet tersebut benar-benar karena bencana alam atau yang semacamnya.

Sekarang bank-bank BUMN tinggal menunggu hasil keputusan kementrian BUMN tentang haircut tersebut, jika disetujui secepatnya bank BUMN dapat segera menerapkan aksi bebas hutang awal Januari 2013. Sehingga bisa membantu usaha debitur yang memang layak diberi potongan hutang, sehingga debitur tersebut mengelola usahanya dan mengelola  keuangan yang baik, dan akhirnya perputaran ekonomi dapat berjalan kembali.

admincantik

Love writing, knitting