Rupiah Tidak Terpengaruh Masuknya Dana Asing




Derasnya arus dana asing yang masuk ke Indonesia lewat pasar obligasi maupun bursa saham tampaknya tidak membuat rupiah perkasa.

Walau sempat menguat tipis, nilai tukar rupiah terhadap dolar diperkirakan akan cenderung melemah. Terhitung mulai okteober 2012 transaksi investor asing di bursa saham total senilai Rp. 1,8 triliun. Dana asing dalam surat utang negara telah mencapai Rp.224 triliun, artinya naik Rp.21 triliun sejak tahun lalu. Alih-alih mendongrak nilai tukar rupiah justru sempat turun. Analis menilai lemahnya nilai tukar rupiah disebabkan tetap tingginya permintaan dolar AS di dalam negeri, hal ini menurtnya karena permintaan barang impor semakin tinggi, sementara aktivitas ekspor mengalami penurunan.

Faktor lain yang turut pelemahan rupiah adalah terganggunya pertumbuhan ekonomi china selain tak kunjung menemui titik terang kondisi ekonomi zona eropa. Akibatnya investor masih beranggapan dollar AS tetap dianggap aset save heaven.

Analis juga menilai bahwa kondisi rupiah saat ini masih dianggap wajar, saat nilai rupiah melemah maka nilai ekspor akan meningkat dan menyeimbangkan jumlah permintaan barang impor yang berlebih.

Walau arus dana yang mengalir ke bursa saham dan obligasi masih akan tetap tinggi, rupiah belum terlihat akan menguat. Diperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar diperkirakan berada di kisaran Rp.9.575 – Rp.9.610. Saat ini pasar sedang menunggu keluarnya keputusan BI tentang suku bunga acuan. Pasar berharap BI rate berada di angka 5,75 persen.

Leave a Reply