Pemerintah Batasi Investor Sawit Asing




Pemerintah berencana membatasi kepemilikah lahan sawit oleh investor asing. Dari data Kementrian Pertanian didapat bahwa dari 8,9 juta hektar lahan kelapa sawit di indonesia, 40 persen adalah milik perusahaan asing. Dari total kepemilikan asing tersebut 80 persen dimiliki pengusaha malaysia. Indonesia dikenal sebagai penghasil Crude Palm Oil (CPO) nomor satu didunia, diikuti oleh Malaysia di urutan kedua.

Tindakan malaysia yang memutuskan untuk menurunkan pajak ekspor sawit mentah menjadi 10 persen telah membuat rugi ekspor CPO Indonesia, karena kalah bersaing harga dengan CPO Malaysia.

Membantah sebagai upaya membalas kebijakan pemerintah Malaysia tersebut, pemerintah Indonesia berencana untuk mengurangi investasi kebun kelapa sawit oleh pihak asing, alasannya agar investor asing masuk sektor pangan. Satu hal yang pasti Indonesia tidak ikut-ikutan memotong pajak ekspor, melainkan meningkatkan stok CPO saat harga minyak sawit mentah turun dan mengembangkan industri dalam negri yang menggunakan CPO.

Pengusaha kelapa sawit Indonesia menilai langkah malaysia menurunkan pajak ekspor bertentangan dengan kesepakatan sebelumnya untuk mengurangi suplai CPO di pasar dunia. Dengan pajak ekspor CPO Indonesia hingga 25 persen, harga CPO Indonesia bisa benar-benar kalah bersaing dengan CPO asal Malaysia, padahal Indonesia dan Malaysia adalah penguasa 90 persen pasar CPO dunia yang seharusnya dapat mengendalikan harga minyak sawit mentah dunia.

admincantik

Love writing, knitting